Apa yang salah dengan kecelakaan lalu-lintas di Indonesia

kcelakaanBarangkali yang cukup mengagetkan di Indonesia adalah kecelakaan lalu lintas yang setiap tahun selalu dinobatkan sebagai pembunuh terbesar ketiga di Indonesia, setelah penyakit Jantung koroner dan TBC. Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi pemikiran dan diskusi untuk Indonesia yang lebih baik.

Menurut data WHO, di tahun 2011 saja, terdapat sekitar 400rb korban jiwa akibat kecelakaan di jalan raya dengan usia di bawah 25 tahun. Angka ini cukup mencengangkan karena berarti rata-rata ada lebih dari 1000 anak dan remaja meninggal karena kecelakaan jalan raya setiap harinya. Dan angka ini pun terus naik setiap tahunnya terutama dengan peningkatan pembelian kendaraan baru.

Tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas juga berdampak signifikan pada kehidupan sosial masyarakat. Kecelakaan lalu lintas baik itu yang menyebabkan luka berat atau pun kematian menciptakan duka dan kemiskinan baru di keluarga yang ditinggalkan, entah suami ataupun penopang hidup keluarga yang lain.

Kebanyakan dari kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kelalaian manusia, kelayakan jalan kendaraan, kondisi sarana transportasi, dan penegakan hukum lalu lintas yang kadang masih disepelekan. Namun demikian, data dari Outlook 2013 Transporatsi Indonesia menyebutkan kelalaian manusia adalah faktor utama penyebab tingginya tingkat kecelakaan di jalan raya.

Ketika kita disadarkan dengan faktor penyebab utama kecelakaan, barangkali kita perlu menganalisa ke dalam, mengapa kelalaian manusia menjadi penyebab utama. Apakah ada kondisi psikologis atau konteks tertentu yang menyebabkan hal ini, atau kah ada hal lain yang dapat dilakukan untuk mencegah hal ini?

antarafoto-JalanRusak170211Ada beberapa pendapat mengenai hal yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi tingkat kecelakaan akibat faktor kelalaian manusia. Menurut Danang Parikesit, dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), mudahnya penerbitan SIM merupakan salah satu penyebab peningkatan ini. Sementara itu, Andy Sinaga dari Jakarta Transportation Watch berpendapat menurunnya konsentrasi pengemudi, kelayakan kendaraan yang buruk, dan kelayakan jalan yang kurang memadai.

UU Lalu Lintas 270410_2Dalam hal penerbitan SIM, barangkali aturan tahapan untuk memiliki SIM di Indonesia sedikit rancu. Secara teori, ketika orang memulai mengemudi, dia dapat mengambil kursus menyetir dimana tanpa menggunakan SIM, seorang murid akan ditemani oleh seorang guru menggunakan kendaraan khusus yang sudah bertanda dan dimodifikasi sehingga relatif lebih aman untuk digunakan. Setelah periode pembelajaran ini selesai, sang murid kemudian akan melalui ujian teori dan praktek di kantor kepolisian terdekat, sampai kemudian SIM tersebut muncul.

Namun, pada kenyataan nya, kebanyakan yang terjadi di dalam masyarakat adalah sang murid lansung belajar dengan kendaraan biasa bersama dengan kerabat atau teman lainnya. Selain daripada kendaraan yang tidak layak, risiko kecelakaan pun meningkat. Beberapa orang, malah membuat SIM terlebih dahulu sebelum belajar mengemudi sehingga secara hukum apabila terjadi kecelakaan, sang pengemudi sudah memiliki SIM.

nsw_road_fatalitiesDi NSW, Australia, tingkat kecelakaan akibat kelalaian pengemudi sangat rendah, di angka 183 orang di tahun 2014, dengan total sebanyak 564 korban jiwa utk keseluruhan Australia. Dengan perbandingan populasi Australia, sebesar 23 juta jiwa dan Indonesia sebesar 250 juta jiwa. Namun dengan extrapolasi pun, angka 5700 korban jiwa akibat kecelakaan, masih jauh lebih rendah daripada angka di Indonesia (400rb / tahun).

Sebagai pembanding, di New South Wales, proses penerbitan SIM cukup berbelit dan kepercayaan kepada pengemudi diberikan secara bertahap, dalam beberapa level / tingkatan, sebagai berikut

  • Learner
  • P1
  • P2
  • Full License
  • Silver
  • Gold

Learner license merupakan SIM khusus untuk pembelajaran dimana minimum usia yang disyaratkan adalah 16 tahun. Dengan SIM learner, pengemudi dapat mengemudikan mobil dengan ditemani oleh orang yang sudah ber SIM Full License, dan menempelkan kode "L" di depan dan belakang kendaraan, sehingga pengemudi lain tahu dan lebih berhati-hati. Untuk mendapatkan SIM Learner ini, pengemudi harus sudah lulus dari ujian teori lalu lintas, dimana bank soal dari ujian mengemudi ini tersedia secara gratis sehingga dapat dipelajari secara lengkap.

p_plateSetelah memegang L license selama minimum 360 jam belajar mengemudi, barulah mereka dapat mengikuti ujian praktek utk P1 dan kemudian lanjut di P2. Setiap tahapan P1 dan P2, memiliki syarat minimum periode untuk dapat meningkat ke tahapan selanjutnya, demikian juga dengan maksimum kecepatan yang dapat digunakan. Untuk tahapan Silver dan Gold license hanya merupakan pembedaan dimana pengemudi yang sudah memegang SIM full selama lebih dari sekian tahun, jangka waktu SIM berlaku selama 5 tahun.

Beberapa hari lalu, ada petisi online yang berisi pengajuan untuk pemindahan pengaturan lalu lintas dari Kepolisian kepada Dinas Perhubungan, mengingat beberapa penindakan dan pengaturan jalan raya berada di tangan Dinas Perhubungan. Dan memang, apabila kita melakukan analisa lebih lanjut di negara-negara maju lainnya, masalah penerbitan dan pengaturan ijin mengemudi dan kendaraan berada di tangan dinas perhubungan, sehingga kepolisian lebih berfokus pada penindakan saja.

Sebagai penutup, memang dalam lingkup mengurangi tingkat kecelakaan nasional di Indonesia, masih banyak lubang regulasi dan penindakan yang dapat dilakukan oleh pemerintah. Namun demikian selama hal ini belum ada perubahan, ada baiknya kita sebagai pengguna jalan juga turut serta menjaga kedisiplinan pribadi dalam berlalu lintas, dengan harapan kita juga dapat memberikan teladan kepada pengguna jalan yang lain.

 

Referensi

  • http://www.bin.go.id/awas/detil/197/4/21/03/2013/kecelakaan-lalu-lintas-menjadi-pembunuh-terbesar-ketiga
  • http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/14/11/06/nem9nc-indonesia-urutan-pertama-peningkatan-kecelakaan-lalu-lintas
  • http://www.rri.co.id/post/berita/95107/nasional/indonesia_peringkat_
    lima_dunia_tingkat_kecelakaan_lalu_lintas.html
  • http://ramadan.sindonews.com/read/1023017/68/ini-3-faktor-penyebab-kecelakaan-lalu-lintas-versi-jtw-1436732066
  • http://roadsafety.transport.nsw.gov.au/downloads/dynamic/nsw-road-toll-monthly.pdf
  • http://www.antarasumut.com/berita-sumut/kerusakan-jalinsum-berpotensi-lumpuhkan-perekonomian/

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.