Mengapa perusahaan tumbuh lambat?

strategy-execution-successRenungan ini menjadi bahan pertimbangan pagi ini di salah satu Whatsapp group saya, beberapa item dan ide berasal dari diskusi yang ada, dan ini barangkali dapat menjadi reflection points dari perusahaan kita sendiri.

1. Karena tidak ada target, tujuan, atau impian yang jelas.

Kalau perusahaan tidak memiliki tujuan atau impian yang jelas semua kegiatan setiap hari menjadi sekedar rutinitas harian saja.

Karena itu, menjadi mutlak perlu bagi perusahaan untuk memiliki misi dan visi yang jelas dan tidak menggunakan kata-kata yang terlalu "kiasan" sehingga dapat "dijiwai" oleh seluruh perusahaan.

2. Karena tidak ada nya action plan yang yang applicable.

Action plan yang jelas ibarat peta dalam perjalanan jauh. Tanpa peta dan rencana penggunaan transportasi dan persiapan yang dibutuhkan, perjalanan jauh bakal menjadi gagal.

Demikian juga dengan perusahaan dalam menggapai mimpi nya harus disertai dengan action plan yang jelas dan dapat dipraktekan  sehingga perusahaan dapat bersama-sama maju menuju titik tujuan yang sama.

3. Karena tidak ada eksekusi dan evaluasi yang terlaksana baik.

executionmattersSebagaimana kita ketahui dalam setiap perang, disiplin dari pasukan menjadi salah satu tonggak terpenting kemenangan. Demikian juga dengan perusahaan, apabila evaluasi dan eksekusi dari action plan tidak jelas, semua menjadi lambat dan penuh dengan birokrasi penundaan.

Hal yang penting dilakukan oleh perusahaan adalah target action disertai dengan timeline yang jelas sehingga evaluasi dari setiap penundaan atau kegagalan dapat terlihat secara jelas.

4. Karena team yang kurang support atau kurang mampu

Tugas utama dari seorang pemimpin adalah membangun team perusahaan. Kalimat ini terkesan sederhana, namun itulah tugas utama dari pemimpin, dan sangat sulit dilakukan. Banyak eksekusi menjadi gagal karena pemimpin yang tidak mampu merekrut talent yang mumpuni, dan sebaliknya juga tidak cepat "menyingkirkan" talent yang kurang mendukung perusahaan.

5. Karena tidak pada moment yang tepat

Semua yang kita lakukan pada intinya hanya dapat terjadi dengan kehendak Tuhan. Sehingga dalam banyak hal, kita harus mendekatkan diri kepada Nya berharap akan perlidungan dan dukungan nya. Ini merupakan point terakhir, dimana dalam beberapa kasus, eksekusi dan goal sudah jelas, namun kegagalan masih saja terjadi dan ini seringkali disebut sebagai "luck factor" dalam banyak diskusi oleh Richard Wiseman.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.